Header Ads

Ini Dia Pertolongan yang Benar Pada Orang Pingsan

PortalAktual.Info - Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba, biasanya menyebabkan orang yang mengalaminya terjatuh. Kondisi seperti ini bisa terjadi karena aliran darah yang menuju otak tidak memadai sehingga orang kehilangan kesadaran selama beberapa menit.

Pertolongan yang Benar Pada Orang Pingsan

Pingsan atau yang dalam istilah medis disebut “sinkop” adalah konsisi yang umum terjadi pada seseorang. Penyebabnya bisa jadi ringan dan tidak berbahaya, namun hal ini dapat menjadi tanda adanya penyakit serius yang membutuhkan pertolongan medis. Oleh karena itu, disarankan untuk segera menanganinya sampai kondisi benar-benar membaik.

Gejala-Gejala Pingsan

Pingsan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Bahkan saat seseroang sedang dalam posisi duduk atau berdiri. Seseorang yang mengalami kondisi seperti ini cenderung tidak merasakan gejala apa pun sebelum pingsan. Jika ada gejala dialami, beberapa diantaranya seperti berkeringat dingin, menguap, mual, linglung, pandangan kabur, dan telinga berdering.

Kesadaran orang yang pingsan akan kembali pulih dalam waktu yang singkat, umumnya beberapa detik saja. Jika ada orang yang tidak kunjung sadar setelah satu hingga dua menit, segera hubungi ke rumah sakit untuk penanganan intensif.

Setelah tersadar, pengidap biasanya merasa kebingungan disertai lemas selama kurang lebih 30 menit. Terkadang, pengidap juga tidak bisa mengingat apa yang dilakukan sebelum pingsan.

Pertolongan yang Benar Pada Orang Pingsan

Penanganan utama yang harus dilakukan saat seseorang pingsan adalah dengan meningkatkan aliran darah ke otak agar kebutuhan oksigen tercukupi. Langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
  1. Periksa pernafasan pasien
  2. Segera baringkan pasien di tempat yang tenang dan sepi, letakkan kakinya lebih tinggi dari jantung sekitar 30 cm di atas dada jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan, dudukkan pasien dan letakkan kepalanya di antara lutut dengan membungkuk. Hal ini dilakukan untuk memulihkan aliran darah yang menuju otak.
  3. Longggarkan pakaian atau aksesoris yang ketat, misalnya ikat pinggang, kerah, atau benda lain yang dapat menghambat peredaran darah.
  4. Setelah sadar, biarkan ia tetap berbaring selama setidaknya 1-15 menit lalu bengunkanlah dia secara perlahan agar tidak kembali pingsan.
  5. Jika pasien tak kunjung sadar, segera hubungi rumah sakit agar mendapat penanganan intensif. Selama menunggu, sebaiknya pasien dibaringkan dalam keadaan miring, letakkan kepala dengan posisi menengadah supaya saluran pernapasannya tidak terganggu. Jangan lupa untuk terus memantau denyut nadinya.

Bagaimana Cara Mencegah agar Tidak Pingsan Kembali?

Jika sebelumnya Anda pernah mengalami pingsan, ada baiknya untuk mengenali dan menghindari penyebab terjadinya pingsan. Apa saja penyebabnya ? Bisa jadi Anda pernah pingsan karena terlalu lelah beraktivitas seharian, maka cobalah untuk menjaga tubuh supaya tidak terlalu kelelahan. Penyebab ringan lainnya adalah rasa takut atau cemas yang berlebihan, biasanya terjadi ketika panik.

Saat Anda merasakan adanya tanda-tanda mau pingsan, seperti sakit kepala, pusing, tubuh terasa lemas, wajah pucat pasi atau sensasi kepala berputar-putar sebaiknya segera duduk dan posisikan kepala Anda di antara kedua lutut. Dengan melakukannya, aliran darah akan kembali mengalir menuju otak. Jika memungkinkan, berbalinglah untuk menghindari risiko terjatuh.

Semoga setelah membaca ulasan diatas, Anda menjadi lebih siap jika sewaktu-waktu ada orang yang pingsan. Jadi, jika ada orang pingsan, jangan panik dan segera lakukan pertolongan. Karena jika tidak segera ditolong, bukan tidak mungkin malah akan berdampak pada gangguan kesehatan yang lebih berbahaya.

No comments