Header Ads

Plt. Gubernur DKI Jakarta Ahok Kasus

Plt. Gubernur DKI Jakarta Ahok Kasus. Sebuah pandangan yang tegas dan lugas disampaikan oleh Ratna Sarumpaet yang dikenal banyak berkecimpung dalam dunia aktivis organisasi sosial ini di acara ILC (Indonesia Lowers Club) yang tayang Selasa malam 14 Oktober 2014 dengan tema "FPI Menyerang AHOK Melawan" yang dipandu wartawan Senior Karni Ilyas.

Ratna Sarumpaet
Image : nusaonline.com
Dalam paparannya mengenai kasus kekerasan yang terjadi pada saat demo FBI di depan gedung DPRD DKI Rabu 24 September 2014 yang berujung bentrok antara massa FPI dan Kepolisian RI. Menurut wanita kelahiran Tarutung Tapanuli Utara Sumatera Utara 16 Juli 1949 ini, aksi kekerasan yang dilakukan massa FPI saat demo itu tetap tidak bisa ditolerir dan dia tetap mengaku berseberangan dengan FPI sebagaimana sikap dia selama ini, akan tetapi melihat sikap Ahok sebagai pemimpin Jakarta yang arogan juga Ratna Sarumpaet sangat menyayangkan.
Saya mengecam setiap aksi kekerasan dengan alasan apapun, akan tetapi Ahok ini menurut saya Kasus ini orang, yang namanya pemimpin di Jakarta itu harus mampu menghadapi warga Jakarta yang campur baur, ini kayaknya mentang-mentang, semua kayaknya bisa dimarahi, semua dilawan, harusnya jangan begitu, ungkapnya
Bahkan menurut anak ke-5 dari 9 bersaudara ini, seharusya Ahok punya penasehat dari kalangan ulama, agar tidak selalu menimbulkan konflik dalam kebijakan-kebijakannya menyangkut warga mayoritas.

Begitulah Ratna Sarumpaet dengan segala kontroversinya, dia sempat memohon agar warga Sosmed terutama twitter untuk tidak membullynya karena pernyataannya tersebut.

No comments