Header Ads

Kalah Voting karena KIH terlalu percaya diri

pemilihan ketua MPR-RI

Kalah Voting karena KIH terlalu percaya diri. Sidang paripurna pemilihan ketua MPR-RI Selasa hingga Rabu 8 Oktober 2014 pagi, lagi-lagi dimenangkan Koalisi Merah Putih (KMP) dengan selisih 17 suara dalam sistem Voting. kemenangan ini merupakan kemenangn ke-5 KMP dalam pertarungannya dengan KIH. Spekulasi banyak berkembang di media atas kemenangan KMP ini, akan tetapi yang menarik adalah pernyataan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menilai keberhasilan Koalisi Merah Putih (KMP) merebut kursi pimpinan MPR salah satunya akibat kurangnya kemampuan Lobi-lobi dari KIH dalam merangkul suara DPD.

Ia juga mengaku pihaknya terlalu percaya dengan prediksi akan terakumulasinya secara bulat suara dari seluruh anggota DPD. Keyakinan itu datang setelah KIH dengan mantap mengusung wakil Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Osman Sapta Odang sebagai Calon Ketua MPR 2014--2019 beserta empat wakil dari Koalisi Indonesia Hebat.

"Kami terlalu mempercayai DPD dengan logika kami bahwa mereka tidak akan lari (ke Paket Calon Pimpinan MPR Koalisi Merah Putih). Itu kekhilafan kami," kata Karding seusai menghadiri Sidang Paripurna MPR RI di Jakarta, Rabu (8/10) pagi.

Begitulah yang sering terjadi dalam sebuah pertarungan, pihak yang merasa diatas angin sering melakukan kesalahan fatal karena merasa sudah menjadi pemenang yang menjadikan mereka kurang waspada dan kurang memperhatikan hal-hal mendasar dalam sebuah pertarungan. terlepas dari semua itu, kita rakyat Indonesia sepantasnyalah bersyukur karena anggota MPR yang ikut dalam sidang paripurna pemilihan ketua MPR-RI 2014-2019 tersebut menunjukkan kedewasaan berpolitik tanpa ada bentrok. Semua berjalan lancar hingga akhir penghitungan suara dan pembacaan hasil dan penetapan.

No comments